Fakta Dibalik Mahalnya Brand Fashion Gucci

Fakta Dibalik Mahalnya Brand Fashion Gucci –  Gucci merupakan salah satu brand produk fashion ternama dan bisa dikatakan sebagai produk dengan harga high-end. Mungkin bagi segelintir orang, harga satu item produk ini masih terjangkau. Tapi sekali lagi, kalau bicara soal harga, itu benar-benar relatif dan tidak semua orang bisa mengukurnya.

Fakta Dibalik Mahalnya Brand Fashion Gucci

cheapmontblanc-outlet – Gucci adalah salah satu merek yang paling dicintai oleh banyak orang. Mulai dari fashion item seperti baju, sepatu, tas, ikat pinggang, dll dibuat untuk memuaskan konsumen. Karena tingginya permintaan setiap produk khususnya tas, banyak orang yang berinovasi meniru dan tentunya dengan harga yang murah.

Baca Juga : Cha Eun-woo Jadi Brand Ambassador Terbaru Burberry

Merek ini bisa membawa ketenaran ke dunia sosial, dan selain memiliki barang mewah, Anda merasa bangga pada diri sendiri. Ada apa dibalik brand yang satu ini untuk mengetahui lebih jauh?

Dilansir dari fimela.com, Gucci merupakan brand yang sudah sangat lama eksis oleh Guccio Gucci pada tahun 1921. Sebelum memasuki dunia fashion, mereka terlebih dahulu mengolah koper di Italia. Sang pendiri pernah menginap di sebuah hotel di London, sehingga ia terinspirasi untuk mempengaruhi desain produknya dengan tampilan yang mewah. Seperti yang kita ketahui, keluarga kerajaan Inggris sering menggunakan barang-barang yang elegan.

Selain memproses koper, kami juga dapat memproduksi beberapa produk kulit. Merek tersebut kemudian akhirnya dikembangkan oleh ketiga anaknya: Rad Gucci, Basco Gucci dan Rodolfo Gucci. Semuanya terlibat antara ayah dan anak, dan dia juga berpartisipasi dalam perluasan bisnis ini.

Baca Juga : Inspirasi Padu-padan Baby Doll Dress Kembali Jadi Tren

Setelah membuka toko di Italia, mereka berkembang di seluruh dunia di beberapa kota. Saat itulah mereka bertualang untuk menangani produk fashion tertentu seperti tas, sepatu, pakaian dan sepatu pantofel.

Tas bambu merupakan salah satu produk simbolik dari zaman dahulu hingga saat ini. Tas tangan yang tidak terlalu besar ini hanya memiliki pegangan yang terbuat dari bambu. Inovasi-inovasi ini tidak masuk akal dan sulit dicapai, kecuali sekitar tahun 1940.

Akhirnya, mereka serius memikirkan alternatif lain apa yang bisa digunakan untuk membuat pegangan tersebut. Jadi produk masih bisa dibuat. Akhirnya, mereka menganggap bambu dibuat dengan cara ditekuk, yang dibantu dengan teknik pemanasan. Dan ternyata justru disukai banyak orang.