Gadis Pemandu Lagu Ditipu Pria Hidung Belang, Duitnya Dipakai Foya-Foya dengan Wanita Lain

Gadis Pemandu Lagu Ditipu Pria Hidung Belang, Duitnya Dipakai Foya-Foya dengan Wanita Lain

Gadis Pemandu Lagu Ditipu Pria Hidung Belang, Duitnya Dipakai Foya-Foya dengan Wanita Lain

Gadis belia yang berprofesi sebagai pemandu lagu (PL) di Kabupaten Kebumen tertipu pria hidung belang. Janji manis pria yang mengaku sebagai chef hotel berbintang di Bali untuk membelikan mobil ternyata hanya angin lalu. Sementara si gadis yang nyambi jadi perempuan penghibur itu kadung mengirim duwit puluhan juta rupiah.
Pasang Bola
Pertemuan keduanya terjadi terhadap September 2020 di sebuah hotel di Kebumen. Ketika itu, TE (32), pria hidung belang asal Desa Seliling, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen memesan jasa PP (19), gadis PL yang nyambi jadi penghibur.

TE menghubungi PP sesudah berselancar di aplikasi pencarian jodoh. Di aplikasi itu, TE berburu obyek gadis-gadis yang bisa diajak kencan singkat. Keduanya sepakat berkencan di sebuah kamar hotel.

“Saat keduanya bertemu di kamar hotel, tersangka bercerita kecuali ia adalah seorang koki kondang di sebuah hotel mewah di Pulau Bali,” kata Kapolsek Kebumen, AKP Tarjono Sapto Nugroho, didampingi Kasubbag Humas Polres Kebumen, Iptu Tugiman, Minggu (14/3/2021).

Kepada korban, tersangka mengaku punyai gaji fantastis, Rp50 juta per bulan sebagai “chef” di hotel mewah di Pulau Dewata.

Hal ini semakin membawa dampak gadis muda itu kegirangan. Bak mendapat durian runtuh, korban hari itu layaknya tengah menguntungkan karena bertemu bersama dengan pemuda kaya.

Seraya berikan servis kepada tersangka, gadis pemandu lagu itu minta dibelikan mobil Honda Brio. Tersangka gampang saja mengiyakan permohonan itu.

Mangsa jadi masuk ke perangkap. Permintaan itu bukan tanpa syarat. Tersangka minta duwit muka Rp25 juta. Sementara sisa pembayaran sebesar Rp75 juta bakal dilunasi tersangka. Servispun semakin prima.

Pada pertemuan kedua, Kamis (11/2/2021), korban mengirim duwit sebesar Rp15 juta. Pada Jumat (19/2/2021), korban lagi mentransfer Rp10 juta kepada tersangka.

“Setelah terima transaksi sejumlah Rp 25 juta, nomer Whatsapp korban diblokir tersangka. Korban yakin, bahwa ia udah jadi korban penipuan,” ujar Tarjono.

Sadar jadi korban penipuan, PP melapor ke Polsek Kebumen. Setelah mendapat keterangan berasal dari korban, polisi jadi bergerak.

Unit Reskrim Polsek Kebumen menangkap tersangka terhadap Senin (8/3/2021) pukul 20.30 WIB. Polisi menangkap tersangka di Pantai Menganti Kebumen pas bersama dengan bersama dengan wanita lain.

“Uang hasil menipu, oleh tersangka dihabiskan untuk foya-foya bersama dengan wanita lain dan juga digunakan untuk keperluan pribadinya,” ucapnya.

Kepada polisi, tersangka mengaku hanya lulusan SD. Sementara pekerjaan sebagai chef di hotel mewah semata-mata kedok untuk memikat korban.

Kunjungi Juga : Berita Kriminal

Kini tersangka kudu mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik kamar jeruji besi. Polisi memjerat tersangka bersama dengan Pasal 378 KUH Pidana perihal Tindak Pidana Penipuan bersama dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.