Kronologi Tim Polda Sulut Adang dan Gagalkan Penyelundupan Cap Tikus ke Papua Barat

Kronologi Tim Polda Sulut Adang dan Gagalkan Penyelundupan Cap Tikus ke Papua Barat

Kronologi Tim Polda Sulut Adang dan Gagalkan Penyelundupan Cap Tikus ke Papua Barat

Upapa pengiriman minuman keras (miras) ilegal jenis cap tikus berasal dari Sulut ke beraneka tempat lagi digagalkan aparat Kepolisian. Kali ini ribuan liter cap tikus yang dapat dikirim ke Papua Barat sukses diamankan personel Ditresnarkoba Polda Sulut.
Pasang Bola
Miras berikut disita kala diangkut pakai dua mobil yakni truk dan pikap menuju Pelabuhan Desa Basaan, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulut, Senin (15/2/2021), lebih kurang pukul 01.20 Wita.

Polisi mencegah dua mobil itu kala melintas di ruas Jalan Raya Belang-Ratatotok Desa Borgo, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara.

“Terungkapnya masalah ini tak lepas berasal dari Info masyarakat,” kata Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Julest Abast, Kamis (18/2/2021).

Abas mengatakan, masyarakat memberitakan bahwa dini hari itu dapat ada mobil truk dan pikap yang mengangkut cap tikus ke Pelabuhan Basaan, yang selanjutnya dapat dikirim ke Manokwari, Papua Barat pakai kapal. Berdasarkan Info tersebut, tim lapangan Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sulut segera laksanakan penyelidikan.

Benar saja, tim mendapati dua mobil menyangsikan yang di bagian bak ditutup pakai terpal, sedang menuju pelabuhan. Tim lantas laksanakan pengejaran dan penghadangan.

Dua mobil yang diadang yakni truk Hino warna coklat bernomor polisi DB 8076 QE yang dikemudikan pria berinisial RS, dan mobil pikap warna hitam DB 8095 LA dikemudikan pria berinisial RM.

“Saat diperiksa, di mobil truk didapati 363 jerigen berisi lebih kurang 7.260 liter cap tikus. Kemudian di mobil pikap didapati 51 jerigen berisi lebih kurang 1.020 liter. Sehingga totalnya, 414 jerigen bersama mengisi total lebih kurang 8.280 liter cap tikus,” ujar Abast didampingi Dirresnarkoba Polda Sulut Kombes Pol Indra Lutrianto Amstono.

Barang bukti kendaraan beserta muatan dan pengemudi lalu diamankan di Mapolda Sulut untuk dimintai keterangan. Cap tikus berikut milik seorang pria berinisial UG dengan kata lain M (28), warga Desa Silian Dua, Kecamatan Silian Raya, Kabupaten Minahasa Tenggara, yang rencananya dikirim kepada seorang pria berinisial O di Manokwari, Papua Barat.

Amstono menambahkan, pihaknya beserta jajaran tetap menindaklanjuti atensi Kapolda Sulut berkaitan pemberantasan peredaran miras tanpa izin gara-gara sudah amat meresahkan masyarakat.

“Kita ketahui di wilayah Sulut ini kriminalitas yang tertinggi adalah penganiayaan, yang tidak benar satunya disebabkan oleh dampak miras,” kata Amstono.

Kunjungi Juga : Berita Kriminal

Untuk pemilik miras berikut sudah ditetapkan sebagai tersangka. Pihak Ditresnarkoba Polda Sulut masih laksanakan pengembangan penyidikan berasal dari masalah ini.