Motif Pemuda Bunuh Ayah Teman Wanitanya di Hotel di Magelang

Motif Pemuda Bunuh Ayah Teman Wanitanya di Hotel di Magelang

Motif Pemuda Bunuh Ayah Teman Wanitanya di Hotel di Magelang

Pelaku pembunuhan di Hotel Syailendra Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Uji Setiyadi (21) warga Desa Girirejo, Tempuran Kabupaten Magelang menyerahkan diri ke polisi.
Bandar Taruhan
Kapolres Magelang AKBP Ronald A. Purba di Magelang, Sabtu, menyatakan pembunuhan di Hotel Syailendra lebih kurang pukul 05.00 WIB selanjutnya dengan korban Suparno (44) warga Madiun yang tinggal di Yogyakarta.

Ronald mengemukakan kronologi kejadian bermula terhadap Jumat (5/3) korban masuk ke kamar Hotel Syailendra Borobudur sebagian pas kemudian pelaku menyusul masuk ke didalam kamar.

“Hubungan pada pelaku dan korban adalah rekan kerja, tersangka diajak oleh korban dan dijemput ke rumahnya untuk ke hotel dengan target untuk membahas problem tersangka dengan puteri korban.” tutur Kapolres.

Setelah berlangsung percakapan pada korban dan pelaku terhadap Sabtu lebih kurang pukul 05.00 WIB, pelaku dan korban terlibat cekcok dan pelaku mengambil pisau dari balik pakaian pelaku dan jalankan penusukan sebanyak 5 (lima) kali.

“Tak sampai di situ pelaku juga menyayat leher korban yang mengakibatkan korban meninggal,” ungkap-nya, dikutip dari Antara.

Salah satu saksi kemudian melaporkan kejadian selanjutnya ke Polres Magelang. Mendapat laporan adanya pembunuhan di Hotel Syailendra, Tim Resmob Polres Magelang mengunjungi wilayah dan ternyata benar bahwa udah berlangsung pembunuhan.

“Ini sebagai Pelayanan hukum kami Polres Magelang didalam menindaklanjuti adanya seseorang melaporkan bahwa dia udah jalankan pembunuhan,” ujar Kapolres Magelang.

Setelah jalankan penusukan pelaku menyerahkan diri ke Polres Magelang. Kasus ini akan segera ditindaklanjuti penyelidikan dan penyidikan.

Ia menyatakan tersangka dijerat Pasal 338 KUHP dengan pidana penjara paling lama 15 tahun.

Tersangka Uji Setiyadi menjelaskan dirinya jalankan penganiayaan sampai korban meninggal karena korban udah mempermalukan orang tuanya, yakni mengambil barang yang dulu diberikan kepadanya dengan ramai-ramai mampir ke rumah.

Kunjungi Juga : Berita Kriminal

“Saya udah bermaksud mengembalikan sepeda motor yang aku mengfungsikan dengan baik-baik, namun dia memaksa mengambil di tempat tinggal agar warga desa tahu,” katanya.

Ia menyerahkan diri ke polisi karena merasa bersalah dan ingin bertanggung jawab atas perbuatannya.